Jumat, 13 Februari 2009

Shalat, Kiblatnya "Hulu" Kereta Api

Dikutip dari: "Shalat itu Wajib Hukumnya" dengan judul "Berjamaah dalam Gerbong Kereta Api": http://memedsakri.blogspot.com/

Dalam tour Bandung-Bali guru-guru suatu SMA Bandung, pag-pagi dari Surabaya naik kereta api menuju Banyuwangi untuk selanjutnya disambung feri ke Gilimanuk, Bali. Semuanya duduk dalam satu gerbong.

Sekitar tengah hari, waktu dzuhur tiba, salah seorang guru mengumandangkan adzan. Selesai adzan masing-masing mengambil wudu, tayamum. Setelah itu terdengar iqomah dan salah seorang guru duduk di tempat terdepan menjadi imam dan semuanya melaksanakan shalat dzuhur berjamaah dengan duduk. Kiblatnya menurut "hulu" kereta api. Semua arah adalah kiblat Allah.

"Dan kepunyaan Allah Timur dan Barat. Ke mana saja kamu menghadap (waktu shalat) di situlah wajah (keridaan) Allah. Sesungguhnya Allah Maha Luas (rahmat-Nya) dan Maha Mengetahui" (Al Baqarah: 115)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar