Minggu, 01 Februari 2009

Dari Sukapura Ke Tasikmalaya

Setelah berpindah-pindah, pada tahun 1901 pusat pemerintahan dipindahkan dari Manonjaya ke kota Tasikmalaya sekarang, sedangkan nama Tasikmalaya baru digunakan tahun 1913.

Pusat kotamadya Tasikmalaya, pada mulanya, tidak di tempat yang sekarang kita kenal kota Tasikmalaya, akan tetapi terletak di sebelah selatannya di kecamatan Sukaraja sekarang. Pada saat itu belum bernama Tasikmalaya akan tetapi bernama Sukapura. Nama Sukapura berasal dari kata ”Soka Pura” yang berarti ”Jejer Karaton” atau Tiangnya Istana (soka = tiang, pura = istana)1).

Setelah berpindah-pindah dari Sukaraja ke Banjar, lalu ke Manonjaya, maka pada tanggal 1 Oktober 1901, oleh bupati Wiratanuwangsa (1901-1908), pusat pemerintahan dipindahkan dari Manonjaya ke kota Tasikmalaya sekarang. Akan tetapi sebutan kabupaten masih tetap Sukapura. Baru pada pemerintahan bupati Wiratanuningrat (1908-1937), tahun 1913 nama kabupaten Sukapura diganti menjadi kabupaten Tasikmalaya.


Dalam buku ”Pangeling-ngeling 300 Taun Ngadegna Kabupaten Sukapura (Tasikmalaya)” dikatakan bahwa sebutan ”tasikmalaya” berasal dari kata ”tasik” yang berarti ”situ” atau danau dan ”malaya” berarti gunung 2). (Di samping itu, ada pula yang mengatakan, sebutan ”tasikmalaya” berasal dari kata ”keusik ngalayah” atau pasir berserakan, akibat letusan gunung Galunggung).


-------------------------------------------------------------------------------
1, 2 Patih Rd. Sastranegara, Pangeling-ngeling 300 Taun Ngadegna Kabupaten Sukapura (Tasikmalaya), 1933.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar